23 Oktober 2009

Milan Jangan Berhenti

MILAN - Gelandang AC Milan, Clarence Seedorf, mengingatkan timnya agar tak cepat puas atas kemenangan 3-2 lawan Real Madrid di Liga Champions. Dia meminta Milan terus menunjukkan permainan terbaik dan tak hanya berhenti sampai di situ.
"Kami butuh kemenangan-kemenangan penting seperti itu. Kepuasan seperti ini membantu kami mengatasi saat-saat sulit. Tapi, kami tak boleh berhenti sampai di situ," tegasnya. "Kemenangan atas Real Madrid harus menjadi titik awal untuk membangun masa depan lebih baik," tambahnya.
Milan memang masih harus menghadapi beberapa pertandingan penting. Selain bertandang ke Chievo dan Napoli, "I Rossoneri" juga akan menjamu Real Madrid. "Kami baru saja memenangkan pertandingan penting, tapi harus segera konsentrasi di Serie-A. Setiap kemenangan akan memacu kemajuan tim," jelasnya.

sumber : kompas.com

Harapan Untuk Pemerintah Baru

20 Oktober lalu presiden dan wakil presiden terpilih SBY_Boediono resmi dilantik. Acara pelantikan yang dihadiri para anggota MPR, dan para perwakilan dari beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Singapura, Australia, dan Korea tersebut, dijaga sedikitnya 17500 aparat keamanan. Biaya pelantikannya sendiri menghabiskan dana sekitar 341 juta rupiah.

Dengan pelantikan tersebut, otomatis pemerintah baru pun lahir. Banyak harapan yang tertancap di pundak pasangan yang memenangi sekitar 60 persen suara pada pilpres 2009, dari seluruh rakyat Indonesia. Mulai dari pemberantasan kemiskinan, tersedianya lapangan kerja, keamanan, sampai pendidikan dan kesehatan gratis yang tak dipersulit oleh birokrasi yang kepanjangan.

Aku sendiri sebagai seorang pelajar tentunya berharap pemerintahan baru ini bisa membawa semangat baru untuk perubahan Indonesia ke arah yang lebih baik. Berharap, kalau semua janji-janji yang pernah mereka ucapkan saat kampanye lalu bisa mereka realisasikan. Berharap agar semuanya itu bukan sekedar omong kosong belaka tanpa ada sebuah aksi yang nyata!

Last, aku ingin ngajak semua rakyat indonesia buat ngedukung sekaligus mengontrol jalannya pemerintahan baru ini. Ayo, lepaskan semua atribut kepartaian kita! Tanggalkan semua warna kesukuan kita! Ingat persatuan dan kesatuan adalah kunci saat kita ngeraih kemerdekaan 64 tahun yang lalu! Ingat juga, kalau Indonesia tidak akan pernah berubah jika seluruh elemen masyarakatnya terus terpecah belah. Mari kita bersatu! Mari kita menyongsong Indonesia dan hari esok yang lebih baik!***

21 Oktober 2009

Kaka Takut Sama MILAN!

MADRID - Keinginan Kaka untuk membawa Real Madrid mengalahkan AC Milan ditanggapi oleh Alessandro Nesta. Menurut bek Milan itu, Kaka berkata demikian karena dia takut pada Rossoneri. Di awal musim ini, Kaka meninggalkan Milan untuk bergabung dengan Madrid.
Reuni Kaka dengan mantan timnya akan terjadi tak lama lagi saat Madrid menjamu Milan di laga lanjutan Grup C Liga Champions, Kamis (22/10/2009) dinihari WIB. Kaka sudah mengatakan bahwa ia takkan melakukan selebrasi bila bisa mencetak gol. Walau begitu, gelandang 27 tahun itu tetap bertekad membawa klub barunya memecundangi sang tamu.
"Itu karena Kaka mengenal kami dan Real Madrid takut pada kami. Mereka tahu kami selalu bermain baik di Liga Champions," ujar Nesta menanggapi mantan rekannya itu seperti dilansir Football Italia. Kaka memperkuat Milan sejak 2003. Selama enam tahun mengenakan seragam 'Merah Hitam', pemain Brasil itu mempersembahkan satu titel Seri A dan satu titel Liga Champions.
Nesta akan jadi salah satu pemain yang secara head to head berhadapan dengan Kaka. Bek berusia 33 tahun itu akan mengemban tugas untuk menjinakkan Kaka agar gawang Milan tetap aman. "Akan menyenangkan untuk bertemu dia lagi dan bermain melawannya. Dia meninggalkan kenangan indah bagi kami di ruang ganti. Kami tahu gayanya, tapi pemain seperti dia tak bisa diprediksi," kata Nesta.

sumber : detik.com

Kaka : Madrid Lebih Besar dari Milan

MADRID - Ricardo Kaka akan menjalani laga emosional saat membantu Real Madrid berjuang menghadapi mantan timnya AC Milan, Kamis (22/10/2009) dini hari.
Namun, jika ditanya mengenai perbandingan kedua klub, Kaka mengaku jika Madrid lebih besar dari Milan. Mengapa? Komentar yang dilontarkan Kaka memang bukan untuk meremehkan tim yang telah enam tahun membesarkan namanya. Komentar tersebut merujuk pada geliat Madrid yang ditunjukkan dalam setiap bursa transfer pemain.
Teranyar, presiden El Real Florentino Perez menggelontorkan dana tak kurang dari 250 juta euro untuk merekrut sejumlah pemain bintang dan membangun kembali era Los Galacticos. Kebijakan Perez ini pun tak luput dari sorotan publik dunia, entah itu yang menganggap kebijakan tersebut sebagai hal yang tepat, atau bahkan mengecam kebijakan tersebut.
Fakta inilah yang menjadi landasan Kaka mengatakan Madrid lebih besar dari Milan yang musim ini tak melakukan belanja besar-besaran. "Saya pikir, Madrid sedikit lebih besar dari Milan. Sebab, semua orang selalu mengikuti perkembangan klub ini.
Ini merupakan perbedaan terbesar diantara kedua klub ini," jelas Kaka sebagaimana dikutip Goal, Rabu (21/10/2009). "Milan memang selalu menjadi tim yang ditakuti baik itu di Italia maupun di Eropa. Hal ini tak pernah berubah dalam kurun dua tahun ke belakang," tambahnya. "Musim ini, mereka belum mampu menundukkan tim besar.
Mungkin, ini karena adanya perubahan kebijakan belanja pemain. Namun, menurut pengalaman saya bermain di sana, Milan selalu mampu memadukan pemain berpengalaman dengan pemain muda," lanjut playmaker yang turut mengantarkan sejumlah trofi bagi Milan ini. "Ini akan menjadi pertandingan pertama saya menghadapi mantan tim. Ini akan menjadi pengalaman baru.
Tapi, saya adalah pemain professional dan kini saya bermain untuk Madrid. Jadi, kita lihat saya apa yang aklan terjadi nanti. Intinya, saya akan melakukan yang terbaik," tandas playmaker pemilik nama lengkap Ricardo Izecson dos Santos Leite ini.

sumber : okezone.com

Misi Kaka'

MADRID - Kendati bertekad tidak akan melakukan selebrasi jika berhasil mencetak gol ke gawang AC Milan, bukan berarti Ricardo Kaka enggan membekuk klub yang membesarkan namanya itu.
Kamis (22/10/2009), Santiago Bernabeu akan mempertemukan dua klub peraih trofi Liga Champions terbanyak. Milan yang tengah berupaya bangkit dari performa buruk wajib tampil prima menghadapi Los Merengues yang mencatat hasil impresif di semua kompetisi.
Perhatian publik terpusat pada satu nama: Kaka. Bintang kesayangan Rossoneri musim lalu kini sudah berganti kostum El Real. Demi menghormati klub yang dibelanya selama enam tahun, belum lama ini mega bintang Brasil berjanji tidak akan melakukan selebrasi jika berhasil menjebol gawang Il Diavolo.
Kendati demikian, sebagai pemain profesional, Kaka mengaku tidak akan segan melontarkan serangan secara intens kepada Rossoneri. "Ini adalah pertandingan penting bagi saya. Ini pertama kalinya saya akan menghadapi satu dari mantan klub dan saya berharap pertandingan berjalan baik," cetus peraih Ballon d'Or 2007.
"Saya tidak akan melakukan selebrasi demi menghormati apa yang telah diberikan Milan kepada saya. Tapi, saya akan melakukan apapun untuk mencetak gol sebanyak mungkin," tekadnya seperti dilansir football italia, Selasa (20/10/2009).
Menjadi bagian penting Milan selama enam tahun, Kaka jelas menjadi sumber informasi penting bagi pelatih Manuel Pellegrini menyusun strategi pada laga tengah pekan ini. Lantas, siapa pemain Milan yang harus diwaspadai para punggawa Madrid? "(Alexandre) Pato adalah pemain hebat. Bersama Ronaldinho, dia adalah lawan paling berbahaya," tandas playmaker 27 tahun.o

16 Oktober 2009

Morrati for Berlusconi


MILAN - Perseteruan Inter Milan dan AC Milan dijamin tak akan habis dimakan zaman. Tapi saat Silvio Berlusconi dililit masalah terkait isu penjualan Rossoneri, Massimo Moratti setia mendukung. Milan dalam beberapa hari terakhir ramai diguncang isu bakal dijual.
Selain masalah keuangan yang sudah dialami sejak musim lalu, Rossoneri diyakini juga akan terimbas secara finansial menyusul putusan pengadilan yang mengharuskan perusahaan induk mereka, Fininvest, membayar kerugian sebesar Rp 10 triliun pada salah satu kompetitornya. Di tengah simpang siur kondisi Milan tersebut, muncul pula nama Rezart Taci.
Pengusaha asal Albania itu sudah menyatakan siap mengambil alih Diavolo Rosso dengan menyediakan dana 700 juta euro atau sekitar Rp 9,8 triliun. Meski jadi musuh bebuyutan di atas lapangan, kubu Inter masih memberi dukungan pada saudara sekotanya itu. Lewat sang big boss langsung, Massimop Moratti mencoba meyakinkan kalau Milan tak akan berpindah tangan dari Berlusconi. "Berlusconi jelas akan tetap menjabat presiden Milan.
Tak lama lagi dia akan bisa membangun Milan yang lebih kompetitif," ungkap Moratti di Goal. Beberapa fans Milan menganggap penjualan klub akan bisa membawa dampak positif buat Massimo Ambrosini dkk mengingat klub pemilik tujuh gelar Liga Champions itu butuh investasi baru untuk memperkuat skuadnya.
Namun dalam pandangan Moratti, Milan kini hanya berada dalam salah satu fase buruk dan bakal kembali ke kondisi sedia kala. "Kadang saat Anda tak bisa mendapat hasil bagus itu mungkin hanya karena kurang beruntung, bukan karena kesalahan yang sudah dibuat," pungkas taipan minyak berusia 64 tahun itu.

sumber :detik .com

"Milan = Kasih Sayang, Bukan Ekonomi!" ucap Berlusconi

MILAN - Pemilik dan Presiden AC Milan, Silvio Berlusconi menegaskan, dia tak pernah berniat dan tak akan menjual klub itu. Sebab, Milan merupakan persoalan cinta, bukan masalah ekonomi.
Beberapa waktu ini, banyak yang memberitakan bahwa Milan akan dijual, karena ekonomi Berlusconi sedang menurun. Beberapa pengusaha, termasuk dari Libya, sempat diisukan akan membelinya. "Menjual Milan? Tidak! Kami tak pernah mempertimbangkan hal itu.
Klub ini berhubungan dengan kasih sayang, bukan ekonomi," tegas Berlusconi dalam pertemuan para pemimpin di Sofia. "Tak seorang pun (di Milan) yang berbicara tentang penjualan klub. Ini semua karangan media massa. Saya bisa menegaskan hal ini atas nama klub," tegasnya.
Perdana Menteri Italia ini juga mengomentari rencana kembalinya David Beckham ke San Siro. Dia sangat senang jika gelandang LA Galaxy itu kembali bermain bersama Andrea Pirlo dkk. "Kami berharap Beckham akan datang ke Milan secepat mungkin," katanya.

sumber : kompas.com