02 Oktober 2009

Kaka: Kesabaran Kunci Kemenangan [I Like Kaka']

MADRID - Kendati bertarung di hadapan publiknya sendiri, Real Madrid mengalami kesulitan membobol gawang Olympique Marseille pada babak penyisihan Grup C Liga Champions. Tiga gol kemenangan Los Galacticos baru tercipta pada babak kedua.

Gelandang anyar Real Madrid Ricardo Kaka menilai kemenangan timnya diraih setelah bermain sabar. Selain itu, Madrid juga tidak tampil maksimal pada babak pertama.

Pemain asal Brasil ini membantu Los Merengues menorehkan kemenangan kedua dalam kancah Liga Champions. Hasil itu membuat Madrid berhak menduduki puncak klasemen sementara.

"Seluruh tim harus diberi ucapan selamat untuk kemenangan itu. Kami tidak selalu bermain di pertandingan yang mudah," kata Kaka seperti dikutip situs resmi klub, Kamis (1/10/2009).

"Pertandingan itu berjalan sulit di babak pertama. Tapi kesabaran kami di babak kedua mampu membuka gol yang dicetak Ronaldo," papar mantan bintang AC Milan itu.

"Kami pemimpin klasemen dengan dua kemenangan. Hasil itu, tergantung pada diri kita sendiri karena faktor yang sangat penting. Kami harus meraih tiket ke babak 16 besar secepat mungkin," pungkasnya.

Adriano Galliani Coba Bangkitkan AC Milan [I'm a Milanisti Forever]

MILAN - AC Milan tengah mengalami krisis. Wakil presiden Adriano Galliani memiliki empat cara untuk membangkitkan I Rossoneri yang tengah mengalami keterpurukan. Apakah itu?.

Ya, Milan belum juga menemukan performa terbaik pada musim ini. Buktinya, saat ini Massimo Ambrosini dkk tercecer di peringkat 11 klasemen Serie A dan baru saja menelan kekahalan dari FC Zurich di ajang Liga Champions.

Praktis, serangkaian hasil buruk itu membuat posisi Leonardo Araujo terancam. Kendati demikian, Galliani menegaskan kalau klub masih percaya kepada pelatih asal Brasil tersebut.

"Saya mengungkapkan empat konsep dasar untuk skuad. Saya mengingatkan mereka, bahwa mereka adalah tim juara," ujar Galliani sebagaimana dikutip Milan Channel, Jumat (2/10/2009).

"Saya menenangkan mereka dengan menggarisbawahi bahwa tak seorang pun akan menyentuh skuad ini. Para pemain dan staf saat ini akan bertahan hingga akhir musim," tegas pria asal Italia itu.

"Milan adalah tim yang pastinya harus lolos ke Liga Champions dan finis di tiga besar. Ini keharusan yang diinginkan klub. Pada akhirnya, kami harus berusaha lebih (keras) dan lebih baik," tambahnya.

"Saya yakin, grup ini akan mencapai semua target kami. Ia (Berlusconi) sudah menegaskan kembali kepercayaannya kepada para pemain dan Leonardo," tandasnya. (hmr)

Lagi dan Lagi!

Lagi dan lagi! Mungkin ungkapan itulah yang paling tepat untuk menggambarkan gempa yang kembali terjadi di Padang Pariaman, Sumatera Barat, Rabu 30 September yang lalu. Belum selesai kesedihan dan penanganan korban gempa di Jawa Barat, kini gempa dashyat berkekuatan 7,6 SR (atau 7,9 SR menurut US Geological Survey (USGS)), kembali terjadi. Getaran dari gempa itu sendiri bias dirasakan sampai negeri tetangga Malaysia dan Singapura.
Gempa yang lebih besar dibandingkan gempa Jawa Barat itu seakan mengingatkan kita akan kekuasaanNya yang begitu besar. Di mataNya kita ini hanyalah mahlukNya yang lemah, kecil, dan tidak berdaya.oleh karena itu sangat tidak layaklah kita untuk menyombongkan diri di hadapanNya.
Sobat, gempa yang berkedalaman 85 Km, dan merenggut puluhan nyawa dan merusakkan ratusan bahkan ribuan rumah ini juga secara tidak langsung merupakan sebuah teguran dari Tuhan. Dia ingin mengingatkan kita untuk kembali kepadaNya. Oleh karena itu, mari kita mengambil sedikit hikmah dan pelajaran yang tersisa dari gempa yang terjadi di Padang. Kita harus lebih banyak beribadah dan memohon ampun atas semua kesalahan yang penah kita lakukan. Lebih peduli dan lebih mensyukuri apa yang telah diberikanNya untuk kita. Sambil tak lupa berdoa, agar di masa yang akan dating kejadian seperti ini tak dating kembali. Agar negeri kita tercinta ini tak diguncang gempa dan bencana, lagi!***

Alonso ke Ferarri? [I'm a Renault, but I Like Alonso!]

SUZUKA - Tanda tanya seputar isu bergabungnya Fernando Alonso ke Ferrari pada musim depan akhirnya terjawab. Pembalap Renault ini akhirnya resmi merapat ke Maranello menggantikan Kimi Raikkonen.

Kepastian bergabungnya Alonso diumumkan langsung kubu Ferrari, Rabu (30/9/2009). Mantan pembalap McLaren ini telah resmi menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun. Musim depan, juara dunia 2005 & 2006 akan berpasangan dengan pembalap Brasil Felipe Massa.

"Kami sangat bangga menyambut bergabungnya pembalap juara bersama kami. Alonso telah mendemonstrasikan talenta luar biasanya dengan merebut dua gelar juara dunia sebanyak dua kali dalam karir balapnya," papar bos tim Ferrari Stefano Domenicali sebagaimana dikutip Autosport, Kamis (1/10/2009).

Kedatangan Alonso praktis membuat Kimi kehilangan posisi. Namun, pembalap Finlandia yang musim 2007 lalu sukses menghadirkan gelar juara dunia bagi Ferrari ini kabarnya bakal bergabung dengan tim lamanya, McLaren, berpasangan dengan juara dunia musim 2008, Lewis Hamilton.

Kontrak Kimi bersama The Prancing Horse sebenarnya masih menyisakan satu musim. Namun, karena dinilai tak mampu memberikan kontribusi maksimal, kontrak The Ice -julukan Kimi- diputus lebih cepat. Meski begitu, Domenicali tetap memberikan ucapan terima kasihnya atas kontribusi Kimi selama dua tahun di Maranello.

"Tentu, kami ingin mengucapkan terima kasih kepada Kimi atas segala yang telah diberikannya selama di Ferrari. Di tahun pertamanya, dia (Kimi-red) mengantar kami menjuarai klasemen pembalap. Dia juga memainkan peran vital atas keberhasilan menyabet gelar juara konstruktor pada 2007 dan 2008," tambahnya.

"Dalam kondisi sulit seperti ini, Kimi tetap mamppu mendemonstrasikan kehebatannya dengan meraih beberapa hasil apik, termasuk kemenangan di Spa Francorchamps. Saya yakin, kami masih bisa berbagi kebahagiaan dalam tiga seri tersisa musim ini," tutup Domenicali.

30 September 2009

Pacaran Kebablasan,Bolehkah?

Siang itu aku baru saja masuk ke dalam sebuah warnet. Aku pun berjalan menuju meja operator untuk menanyakan apa masih ada komputer yang kosong. Dan disaat operator mulai mengecek layar monitor yang ada di depannya, aku melihat sepasang cowok cewek yang masih seumuran denganku, tengah berciuman bibir. Mereka juga berpelukan di dalam ruangan yang hanya disekat oleh triplek tak lebih dari tujuh puluh centimeter tersebut. Mereka melakukannya dengan begitu mesra. Penuh penghayatan, layaknya sepasang suami istri yang telah lama menikah.
Menyaksikan hal tersebut sesuatu pun melintas di benakku. Apa sudah seburuk inikah moral remaja kita dewasa ini? Bukankah, berciuman di depan umum bukan budaya dari bangsa kita yang sangat menjunjung tinggi budaya ketimuran? Apalagi yang melakukannya adalah remaja belasan tahun yang masih labil, dan masih mencari jati diri.
Mungkin, fenomena seperti ini muncul karena imbas dari banyaknya sinetron dan film yang terlalu mempertontonkan bagaimana caranya berpacaran. Cinta, dan juga pergaulan bebas yang menurut mereka modern. Bukan tontonan yang bisa menjadi tuntunan. Bukan film dan sinetron yang mengajarkan bagaimana cara belajar yang benar. Atau juga memotivasi kita untuk mencapai cita-cita.
Fenomena ini juga bisa dikaitkan dengan banyaknya, gambar dan video-video seperti itu beredar di internet. Kecanggihan teknologi membuat siapa saja bisa mengaksesnya. Tak terkecuali anak kecil yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Hal ini semakin diperparah dengan kurangnya bekal iman dan juga lingkungan pergaulan yang salah.
Friend, sudah seharusnya kita sebagai remaja harus memfokuskan diri kita kepada masalah sekolah dan pelajaran dulu. Belajar yang baik agar cita-cita kita bisa kita capai. Abis itu baru deh kamu boleh pacaran. Tapi, inget, pacarannya tuh nggak boleh kebablasan! Yang normal-normal dan wajar-wajar aja deh kalau seumuran kita mah! Ya, pacarannya tuh sekedar yang memberi kita semangat dalam belajar. Saling dukung kalau ada lomba. Dan pebesar-besar nilai saat ujian. Jangan sampai berciuman apalagi terjerumus ke lembah free sex! Nantinya kita sendiri yang bakalan malu menanggung akibatnya. Toh, cinta itu memang indah. Tapi, akan lebih indah kalau dilakuinnya tidak berlebihan.
Lagian, ada kok cara berpacaran yang jauh lebih sehat dan romantis dibanding ciuman atau pelukan. Coba deh, Belia tanya mama sama papa belia! Apa sih yang mereka lakuin saat mereka masih pacaran dulu? Aku yakin kalau belia akan kaget saat mendengar jawaban dari mereka. Mereka tuh, dulu pacarannya Cuma tulis-tulisan surat sama titip-titipan salam doang! Nggak lebih! Jangankan untuk ciuman di depan umum, pegangan tangan pun rasanya masih bisa diitung pake jari. Tapi, dari hal-hal yang sederhana seperti itulah yang bisa menyelamatkan kita dari bahaya pergaulan bebas yang semakin membahaykan. Semoga kita semua dapat menjaga diri kita dari pergaulan yang salah tersebut! Aminn…***

11 September 2009

Albert Einstein Qoute's


“The further the spiritual evolution of mankind advances, the more certain it seems to me that the path ot genuine religiosity does not lie through the fear of life, and the fear of death, and blind faith, but through striving after rational knowledge.”“The further the spiritual evolution of mankind advances, the more certain it seems to me that the path ot genuine religiosity does not lie through the fear of life, and the fear of death, and blind faith, but through striving after rational knowledge.”

Nikmatnya Berbuka

Bulan Ramadan merupakan bulan yang penuh berkah dan kenikmatan. Salah satu kenikmatan dari berpuasa itu bisa kita dapatkan saat berbuka puasa lho!
Ya…, waktu berbuka puasa menurut aku adalah waktu yang paling nikmat saat kita berpuasa. Dimana hamper selama empat belas jam kita tidak boleh makan dan minum, saat adzan Magrhib berkumandang kita diperbolehkan makan dan minum kembali. Begitu nikmat sekali. Apalagi berbuka puasa itu bisa membuat kita makan bersama seluruh anggota keluarga lain. Kalau di bulan-bulan lainnya kita jarang makan bersama, maka saat berbuka puasa kita dapat makan bersama dalam sebuah meja makan, bersama papa, mama, kakak, dan adik tercinta. Disana kita dapat cerita-cerita tentang pengalaman puasa tadi siang.
Buka puasa pun akan terasa lebih nikmat, jika kita melakukannya dengan tertib dan sesuai dengan aturan. Saat adzan magrhib datang, kita jangan terburu-buru untuk memakan nasi maupun makanan-makanan berat. Rasulullah SAW menganjurkan, saat berbuka puasa sebaiknya diawali dengan satu atau dua butir kurma dan segelas air putih. Setelah itu sebaiknya kita menunaikan dahulu shalat magrhib berjamaah bersama seluruh anggota keluarga. Baru, setelah itu kita berbuka dengan menyantap nasi ataupun makan makanan yang berat.
Ingat juga, buka puasa bukanlah ajang balas dendam. Kita tidak boleh makan terlalu banyak. Allah SWT sangat membenci orang yang berlebihan. Apalagi itu akan membuat kita kekenyangan dan ngantuk. Sehingga kita malas untuk melaksanakan ibadah shalat isya maupun shalat tarawih***